Jakarta (ANTARA) - Aktivitas jual-beli di Pasar Pagi Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, berangsur pulih pascabencana banjir, ditandai pedagang kembali membuka kios dan warga mulai berbelanja kebutuhan pokok meski daya beli belum sepenuhnya normal.
Sejumlah warga terlihat kembali memadati pasar tradisional tersebut untuk memenuhi kebutuhan harian, terutama sayuran, ikan, telur, dan bumbu dapur, seiring membaiknya kondisi lingkungan serta ketersediaan barang pascabencana.
Nurlia Tullaila salah seorang warga asal Kampung Sriwijaya, Kuala Simpang, yang ditemui ANTARA di sela belanja pasar di Aceh Tamiang, Sabtu, mengaku dirinya rutin berbelanja di Pasar Kuala Simpang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga setelah kondisi pasar kembali dibuka normal.
"Sekarang senanglah, harga arang-barang sudah normal, kebutuhan pun sudah ada semua. Kalau kemarin-kemarin kan belum ada, apa pun belum ada cuma sayuran saja sama ikan, itu mahal-mahal. Tapi alhamdulillah lah sekarang sudah normal," kata Nurlia.
Baca juga: Warga Aceh Tamiang senang layanan kependudukan cepat untuk Huntara
Ia mengatakan harga kebutuhan pokok kini relatif stabil dibandingkan awal pascabanjir, ketika pasar belum sepenuhnya beroperasi dan pedagang berjualan di pinggir jalan dengan harga cenderung lebih mahal.
Nurlia Tullaila salah seorang warga asal Kampung Sriwijaya, Kuala Simpang di wawancara ANTARA di sela berbelanja di Pasar Pagi Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Harianto/aa.Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·