Moskow (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan pilihan untuk melancarkan serangan dahsyat terhadap Iran setelah pembicaraan terkait program nuklir Teheran gagal, menurut laporan CNN, mengutip beberapa sumber.
Dengan mengutip beberapa sumber, surat kabar New York Times sebelumnya melaporkan bahwa perundingan untuk mengurangi ketegangan di Iran pekan lalu tidak membuahkan hasil karena Teheran terus menolak untuk menyerah pada tuntutan Trump.
Laporan pada Rabu itu menyebutkan bahwa opsi yang saat ini sedang dipertimbangkan Trump termasuk serangan udara terhadap para pemimpin dan pejabat keamanan Iran, serta serangan terhadap fasilitas nuklir dan lembaga pemerintah.
Namun, Trump belum membuat keputusan akhir dan percaya bahwa dengan kedatangan kelompok penyerang Amerika yang sebelumnya dikirim ke wilayah tersebut, pilihan militernya akan meluas, tambah laporan itu.
Menyusul ancaman Trump terhadap Iran, tidak ada kontak langsung yang signifikan antara kedua pihak dalam beberapa hari terakhir, demikian catatan laporan tersebut.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Prancis dukung usulan tetapkan Garda Revolusi Iran sebagai teroris
Baca juga: Rubio: Mengubah rezim di Iran lebih rumit dari Venezuela
Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·